Jilid 1 - Bab I
“Berjaan sendirian, memegang pedang hitam nan kelam seperti iblis… ya kau lah yang meraka panggil kuroyasha”
“Jadi begitu… mereka (samurai) itu memang payah…”
Sringgg!!! sebuah pedang mengayun bersamaan dengan hilangnya kepala orang itu.
Sudah waktunya aku pergi… aku tak boleh terlalu lama disini, biar mereka yang urus sisanya.
Ohhh jadi ini pasar yang ada di sekitar sini yaa, mungkin aku akan menyewa rumah untuk beristirahat didekat disini.
“Aku sangat menyukai tempat yang damai ini ayahhh…. : )” sahut anak kecil di sekitarku.
Apa itu… Menjijikan sekali. Mungkin itulah yang aku pikirkan di pikiranku saat ini.
“Aku yang akan membuat kedamaian pada dunia ini…”
“Bagaimanapun caranya…”
“Berapapun orang yang harus kubunuh…”
“Aku akan tetap melakukannya.”
Huft akhirnya sampai juga, tempat tinggal ku yang baru dan nyaman ini. Ya walaupun aku haru merogoh uang yang lumayan banyak. Ya tidak apa lah, Aku masih punya banyak penghasilan dari penjahat penjahat buruanku.
Coba kita lihat siapa lagi buronan ku sekarang, lebih baik sambil tidur saja agar lebih santai. Tunggu sebentar aku ingin melihat lagi buku buronan halaman kedua. Ini dia yang aku cari… Kazuma dari pulau wizard. Cocok sekali dan juga dia mempunyai harga kepala paling tinggi dari buronanku sebelumnya. Ya 750 juta, dengan itu mungkin aku akan sedikit beristirahat sejenak mencari penjahat.
Beberapa saat kemudian terdengar bunyi gaduh dari belakang pasar.
Beberapa orang yg penasaran pun mulai membicarakannya.
“ Apa ituu ???”
“Mungkin perampokan..”
“Itu sudah sering terjadi kan disini, jadi biarkan saja. Biar petugas keamanan yang mengurusnya”
Aku yang penasaran pun mencoba mendatangi asal suara ituu, rupanya sekelompok penjahat berjubah hitam sedang mengelilingi korban yang kira kira berumuran sama dengan kuu. Mau apa mereka sebenarnya… Mungkin mereka (korban) anak keturunan orang kaya. Tapi mana mungkin mereka (korban) anak orang kaya dengan berpenampilan seperti itu. Salah satu dari mereka pun berbicara.
“Mau apa kalian dengan kami ?”
“Ya mau apa kalian ? Kami tidak punya uang untuk kalian”
Penjahat itu pun membalas sambil menodongkan katanyanya kearah dua anak lelaki itu..
“Dasar Cerewett… Serahkan saja nona kecil itu!
“Ya dengan begitu kalian akan kami ampuni”
“Mau apa kalian dengan teman kami ??? Kami tidak akan menyerahkan teman kami pada kalian walaupun kami harus mati…”
“Aku tidak takut denganmu!!!”
Apa yang mereka bicarakan ? mereka akan melawan para penjahat itu dengan tangan kosong ??? Mana mungkin hahaha. Sebenarnya dalam lubuk hati ku yang terdalam aku berniat untuk menolong mereka..
Tapi apa boleh buat. Aku tidak boleh membuat masalah disini. Aku juga sedang mencari banyak target penjahat besar disini.
Tidak mereka akan menebas dua anak lelaki itu…
Srenggg Suara pedang beradu pun tak terhindarkan.
Apa ??? Kenapa tubuhku bergerak sebdiri ? Apa yang aku lakukan ?
“Siapa kau ? Mau apa kau ikut campur urusan kami ?
“Apa kau cari mati ?? Hahaha”
Sial tampa sadar aku mengeluarkan pedangku. Untung saja aku tidak sedang memakai topeng dan jubah kuroyasha. Mereka pasti hanya menganggapku anak kecil biasa. Lagi pula kenapa juga mereka mengincar gadis kecil itu… Apa mereka akan menjualnya ? Ya ya tidak mungkin, Sekarang sudah banyak pulau yang melarang perbudakan manusia. Apalagi dia seorang perempuan yang harus dijaga.
“Hey kau, Sebenarnya apa yang mereka inginkan ?” Tanya ku kepada salah satu dari mereka.
“JANTUNG!!!” Salah satu lelaki itu menjawabnya dengan wajah yang berapi api.
“Mengapa mereka menginginkan jantung ? Lagi pula seperti tidak ada jantung lain saja. Kenapa pula mereka menginginkan jantung dia ? “ Jawabku dengan wajah bingung.
“Aku juga tidak tau pasti.. Yang jelas kita hanya mempunya dua pilihan…”
“Melawan atau MATI!!”
“Apa!! Apa mereka berani membunuh anak dibawah umur seperti kita? Apa mereka gila ???” Tanyaku kepada salah satu dari mereka.
“ Ya. Lihatlah lambang di punggungnya itu”
“Mereka adalah bawahan dari pimpinan pulau ini. Yaitu tuan Kazuma!”
Cihh, aku harus berfikir kira kira strategi apa untuk mengalahkan mereka. Sepertinya mereka tidak terlalu kuat.. Sepertinya aku akan menyerang secara langsung dengan pedang hitam ini.
“Bersiaplah dasar pengecut! Aku yang akan menebas kalian semua” Teriakku sembari mengeluarkan Kuroii*
Satu demi satu mereka tumbang, aku harus mengalahkan mereka semua dengan cepat lalu melarikan diri bersama mereka. Tinggal sedikit lagi, Aku pasti bisa mengalahkan mereka semua.
“Hey, dia seperti monster”
“Ya, Kau benar sekali. Kita harus pergi dari sini dan melapor untuk mendapatkan bala bantuan!”
Sial beberapa melarikan diri. Pasti mereka akan melapor dan menambah bala bantuan. Lebih baik aku melarikan diri dari sini secapatnya.
“Hey Kalian, Ikutin akuu! Cepat, kita tidak punya banyak waktu!!”
“Baiklah lewat sini!!!”
Akhirnya sampai juga di rumahku, mereka tidak akan menemukan kita disini. Lagipula aku juga penghuni baru pulau ini, Jadi kita tidak perlu takut ketahuan disini. Perkenal kan namaku koura! Senang berkenalan dengan kalian. Kalian mau minum apa ? Maaf tidak banyak yg bisa aku sajikan kepada kalian.
“Namaku 1. Aku adalah ketua dari tim ini, senang berkenalan dengan mu koura-san”
“Namaku 2 Terimakasih telah melindungi teman2 ku”
“ etooo Namaku 3 Terima kasih telah menolong kami koura-sama”
“Ehhh sama ?? Jangan memanggilku begitu aku jadi malu :v, kalian boleh memanggilku koura saja!. Lagi pula umurku baru 16 tahun dan sepertinya umur kalian tidak terlalu jauh denganku.”
“Jadi berapa umur kalian ?? Maaf aku banyak bertanya hehe. Aku akan buatkan the dulu untuk kalian”
“Umur kami 17 tahun, hanya berbeda 1 tahun lebih tua darimu. Tidak usah membuat teh, Kami sudah cukup merepotkan untukmu. Kami akan pulang sekarang”
“Heeeh jadi umur kalian hanya berbeda 1 tahun dari umurku yaa. Tidak apa apa aku akan buat tehnya sekarang, Lagi pula aku bukan orang jahat. Kalian tidak perlu terburu-buru seperti itu”
“Maaf bukan maksud kami bilang seperti itu koura-sama, ehh maksudku koura.”
“Tehnya sudah siap! Maaf menunggu lama.. Sebenarnya aku ada beberapa pertanyaan untuk kalian. Siapa sebenarnya Kazuma itu ? Untuk apa sebenarnya dia mengincar jantungmu 3 ? Dan untuk apa dia melakukan itu ?”
“Tidak banyak yang kami ketahui tentangnya, dia adalah bos besar penguasan pulai ini. Dia juga
yang sudah melengserkan kekuasaan keluarga kerajaan yang sudah ratusan tahun memerintah pulau ini. Tidak ada yang mengetahui untuk apa dia mencuri jantung orang orang disini, Kudengar sudah puluhan orang yang dia ambil jantungnya sebagai jaminan keamanan tinggal di pulau ini.”
“Maaf mencela, aku mendengar bahwa dia sedang membuat projek yang menggunakan sumber daya utama yaitu jantung manusia. Karena bisa memompa cepat dan tanpa bahan bakar. Ini memang gila, tapi orang seperti dia pasti ingin menggunakannya untuk yang tidak baik. Jadi tolong bantulah kami koura-sama, lagi pula saat kami tiba di pulau ini untuk membeli beberapa bahan makanan kami melihat kehancuran dan keputusasaan dari orang2 sekitar. Kumohon… Dengan menggabungkan kekuatan kita dan para pasukan pemberontak lainnya kita mungkin bisa melengserkan tuan Kazuma.”
“yaa mungkin akan ku fikirkan terlebih dahulu” Ucapku sambil tersenyum kepada mereka.
Setelah beberapa jam kemudian kami mengobrol, mereka pun pamit untuk pulang ke penginapan mereka. Yaaa kupikir mereka orang – orang yang lumayan menarik. Tapi sayang sekali… Mereka terlalu lemah. Mereka tidak akan cukup kuat untuk membunuh orang demi keadilan. Mereka tidak cukup kuat untuk menentang penguasa penguasa korup di dunia ini.
Aku bersumpah demi kedamaian dunia akan ku korbankan apa pun termasuk nyawaku. Aku Bersama pedang hitam ini akan membuat dunia damai tanpa perang. Aku akan membuat anak anak nyaman bermain. Aku berjanji aku tidak akan mati sampai saat itu. Dan juga aku tidak akan pernah memaafkan orang yg sudah membunuh guru yg mengajarkanku seni berpedang ini padaku. Sampai saat itu aku tidak akan memaafkanmu… *berbisik*.
“Jadi begitu… mereka (samurai) itu memang payah…”
Sringgg!!! sebuah pedang mengayun bersamaan dengan hilangnya kepala orang itu.
Sudah waktunya aku pergi… aku tak boleh terlalu lama disini, biar mereka yang urus sisanya.
Ohhh jadi ini pasar yang ada di sekitar sini yaa, mungkin aku akan menyewa rumah untuk beristirahat didekat disini.
“Aku sangat menyukai tempat yang damai ini ayahhh…. : )” sahut anak kecil di sekitarku.
Apa itu… Menjijikan sekali. Mungkin itulah yang aku pikirkan di pikiranku saat ini.
“Aku yang akan membuat kedamaian pada dunia ini…”
“Bagaimanapun caranya…”
“Berapapun orang yang harus kubunuh…”
“Aku akan tetap melakukannya.”
Huft akhirnya sampai juga, tempat tinggal ku yang baru dan nyaman ini. Ya walaupun aku haru merogoh uang yang lumayan banyak. Ya tidak apa lah, Aku masih punya banyak penghasilan dari penjahat penjahat buruanku.
Coba kita lihat siapa lagi buronan ku sekarang, lebih baik sambil tidur saja agar lebih santai. Tunggu sebentar aku ingin melihat lagi buku buronan halaman kedua. Ini dia yang aku cari… Kazuma dari pulau wizard. Cocok sekali dan juga dia mempunyai harga kepala paling tinggi dari buronanku sebelumnya. Ya 750 juta, dengan itu mungkin aku akan sedikit beristirahat sejenak mencari penjahat.
Beberapa saat kemudian terdengar bunyi gaduh dari belakang pasar.
Beberapa orang yg penasaran pun mulai membicarakannya.
“ Apa ituu ???”
“Mungkin perampokan..”
“Itu sudah sering terjadi kan disini, jadi biarkan saja. Biar petugas keamanan yang mengurusnya”
Aku yang penasaran pun mencoba mendatangi asal suara ituu, rupanya sekelompok penjahat berjubah hitam sedang mengelilingi korban yang kira kira berumuran sama dengan kuu. Mau apa mereka sebenarnya… Mungkin mereka (korban) anak keturunan orang kaya. Tapi mana mungkin mereka (korban) anak orang kaya dengan berpenampilan seperti itu. Salah satu dari mereka pun berbicara.
“Mau apa kalian dengan kami ?”
“Ya mau apa kalian ? Kami tidak punya uang untuk kalian”
Penjahat itu pun membalas sambil menodongkan katanyanya kearah dua anak lelaki itu..
“Dasar Cerewett… Serahkan saja nona kecil itu!
“Ya dengan begitu kalian akan kami ampuni”
“Mau apa kalian dengan teman kami ??? Kami tidak akan menyerahkan teman kami pada kalian walaupun kami harus mati…”
“Aku tidak takut denganmu!!!”
Apa yang mereka bicarakan ? mereka akan melawan para penjahat itu dengan tangan kosong ??? Mana mungkin hahaha. Sebenarnya dalam lubuk hati ku yang terdalam aku berniat untuk menolong mereka..
Tapi apa boleh buat. Aku tidak boleh membuat masalah disini. Aku juga sedang mencari banyak target penjahat besar disini.
Tidak mereka akan menebas dua anak lelaki itu…
Srenggg Suara pedang beradu pun tak terhindarkan.
Apa ??? Kenapa tubuhku bergerak sebdiri ? Apa yang aku lakukan ?
“Siapa kau ? Mau apa kau ikut campur urusan kami ?
“Apa kau cari mati ?? Hahaha”
Sial tampa sadar aku mengeluarkan pedangku. Untung saja aku tidak sedang memakai topeng dan jubah kuroyasha. Mereka pasti hanya menganggapku anak kecil biasa. Lagi pula kenapa juga mereka mengincar gadis kecil itu… Apa mereka akan menjualnya ? Ya ya tidak mungkin, Sekarang sudah banyak pulau yang melarang perbudakan manusia. Apalagi dia seorang perempuan yang harus dijaga.
“Hey kau, Sebenarnya apa yang mereka inginkan ?” Tanya ku kepada salah satu dari mereka.
“JANTUNG!!!” Salah satu lelaki itu menjawabnya dengan wajah yang berapi api.
“Mengapa mereka menginginkan jantung ? Lagi pula seperti tidak ada jantung lain saja. Kenapa pula mereka menginginkan jantung dia ? “ Jawabku dengan wajah bingung.
“Aku juga tidak tau pasti.. Yang jelas kita hanya mempunya dua pilihan…”
“Melawan atau MATI!!”
“Apa!! Apa mereka berani membunuh anak dibawah umur seperti kita? Apa mereka gila ???” Tanyaku kepada salah satu dari mereka.
“ Ya. Lihatlah lambang di punggungnya itu”
“Mereka adalah bawahan dari pimpinan pulau ini. Yaitu tuan Kazuma!”
Cihh, aku harus berfikir kira kira strategi apa untuk mengalahkan mereka. Sepertinya mereka tidak terlalu kuat.. Sepertinya aku akan menyerang secara langsung dengan pedang hitam ini.
“Bersiaplah dasar pengecut! Aku yang akan menebas kalian semua” Teriakku sembari mengeluarkan Kuroii*
Satu demi satu mereka tumbang, aku harus mengalahkan mereka semua dengan cepat lalu melarikan diri bersama mereka. Tinggal sedikit lagi, Aku pasti bisa mengalahkan mereka semua.
“Hey, dia seperti monster”
“Ya, Kau benar sekali. Kita harus pergi dari sini dan melapor untuk mendapatkan bala bantuan!”
Sial beberapa melarikan diri. Pasti mereka akan melapor dan menambah bala bantuan. Lebih baik aku melarikan diri dari sini secapatnya.
“Hey Kalian, Ikutin akuu! Cepat, kita tidak punya banyak waktu!!”
“Baiklah lewat sini!!!”
Akhirnya sampai juga di rumahku, mereka tidak akan menemukan kita disini. Lagipula aku juga penghuni baru pulau ini, Jadi kita tidak perlu takut ketahuan disini. Perkenal kan namaku koura! Senang berkenalan dengan kalian. Kalian mau minum apa ? Maaf tidak banyak yg bisa aku sajikan kepada kalian.
“Namaku 1. Aku adalah ketua dari tim ini, senang berkenalan dengan mu koura-san”
“Namaku 2 Terimakasih telah melindungi teman2 ku”
“ etooo Namaku 3 Terima kasih telah menolong kami koura-sama”
“Ehhh sama ?? Jangan memanggilku begitu aku jadi malu :v, kalian boleh memanggilku koura saja!. Lagi pula umurku baru 16 tahun dan sepertinya umur kalian tidak terlalu jauh denganku.”
“Jadi berapa umur kalian ?? Maaf aku banyak bertanya hehe. Aku akan buatkan the dulu untuk kalian”
“Umur kami 17 tahun, hanya berbeda 1 tahun lebih tua darimu. Tidak usah membuat teh, Kami sudah cukup merepotkan untukmu. Kami akan pulang sekarang”
“Heeeh jadi umur kalian hanya berbeda 1 tahun dari umurku yaa. Tidak apa apa aku akan buat tehnya sekarang, Lagi pula aku bukan orang jahat. Kalian tidak perlu terburu-buru seperti itu”
“Maaf bukan maksud kami bilang seperti itu koura-sama, ehh maksudku koura.”
“Tehnya sudah siap! Maaf menunggu lama.. Sebenarnya aku ada beberapa pertanyaan untuk kalian. Siapa sebenarnya Kazuma itu ? Untuk apa sebenarnya dia mengincar jantungmu 3 ? Dan untuk apa dia melakukan itu ?”
“Tidak banyak yang kami ketahui tentangnya, dia adalah bos besar penguasan pulai ini. Dia juga
yang sudah melengserkan kekuasaan keluarga kerajaan yang sudah ratusan tahun memerintah pulau ini. Tidak ada yang mengetahui untuk apa dia mencuri jantung orang orang disini, Kudengar sudah puluhan orang yang dia ambil jantungnya sebagai jaminan keamanan tinggal di pulau ini.”
“Maaf mencela, aku mendengar bahwa dia sedang membuat projek yang menggunakan sumber daya utama yaitu jantung manusia. Karena bisa memompa cepat dan tanpa bahan bakar. Ini memang gila, tapi orang seperti dia pasti ingin menggunakannya untuk yang tidak baik. Jadi tolong bantulah kami koura-sama, lagi pula saat kami tiba di pulau ini untuk membeli beberapa bahan makanan kami melihat kehancuran dan keputusasaan dari orang2 sekitar. Kumohon… Dengan menggabungkan kekuatan kita dan para pasukan pemberontak lainnya kita mungkin bisa melengserkan tuan Kazuma.”
“yaa mungkin akan ku fikirkan terlebih dahulu” Ucapku sambil tersenyum kepada mereka.
Setelah beberapa jam kemudian kami mengobrol, mereka pun pamit untuk pulang ke penginapan mereka. Yaaa kupikir mereka orang – orang yang lumayan menarik. Tapi sayang sekali… Mereka terlalu lemah. Mereka tidak akan cukup kuat untuk membunuh orang demi keadilan. Mereka tidak cukup kuat untuk menentang penguasa penguasa korup di dunia ini.
Aku bersumpah demi kedamaian dunia akan ku korbankan apa pun termasuk nyawaku. Aku Bersama pedang hitam ini akan membuat dunia damai tanpa perang. Aku akan membuat anak anak nyaman bermain. Aku berjanji aku tidak akan mati sampai saat itu. Dan juga aku tidak akan pernah memaafkan orang yg sudah membunuh guru yg mengajarkanku seni berpedang ini padaku. Sampai saat itu aku tidak akan memaafkanmu… *berbisik*.